Training Pemrograman Multimedia (2-3 Mei 2017 Jakarta)

PENGANTAR TRAINING PEMROGRAMAN MULTIMEDIA

Apabila semua komponen maupun data aplikasi telah siap, maka proses penggabungan sudah bisa dilakukan. Proses penggabungan yang juga disebut dengan authoring ini, biasanya dilakukan oleh programmer. Perangkat yang akan digunakan untuk melakukan penggabungan ini biasanya disebut dengan authoring tool / authoring system. Dengan perangkat ini, kita dapat mengimplementasikan desain aplikasi kita mulai dari tampilan layar sampai dengan penambahan interaktifitas untuk pemakai. Yang dimaksud dengan interaktifitas disini adalah kemampuan dari aplikasi kita untuk menindaklanjuti tanggapan dari pemakai, misalnya apa yang akan terjadi bila pemakai meng-klik salah satu tombol atau bila pemakai menekan suatu kunci keyboard. Sebagai gambaran, setelah kita memasukkan suatu grsfik misalnya, lalu meletakan beberapa tombol navigasi, maka kita sudah bisa menuliskan program yang dapat mengaktifkan tombol-tombol navigasi tersebut. Seorang programmer multimedia dituntut tidak saja menguasai teknik-teknik pemrograman, tetapi juga mengenal dengan baik setiap komponen multimedia yang akan digabungkan. Sebagai contoh, ia harus mengetahui tentang palet warna, atau mengetahui format-format file untuk musik ataupun suara. Sehingga, bila ada komponen-komponen yang formatnya tidak sesuai ataupun memerlukan perbaikan yang lain, bisa segera diketahui. Maka dari itu, kami selenggarakan pelatihan ini untuk mendalami mengenai pemrograman multimedia yang diisi oleh instruktur handal di bidangnya.